Rabu, 13 Agustus 2008

Waspadai Monitor Komputer

Sepulang dari RS St.Carolus untuk menjenguk anak dari seorang teman kerja [ dari departement berbeda ] yang menjadi penghuni salah satu kamar disitu selama enam hari ini. Anak nya mengidap penyakit Miningitis TB.Mungkin sejenis Tuberculosa yang menyerang otak.
Yang umum terjadi sih tuberculosa menyerang paru paru. Jelasnya ia akan menyerang bagian tubuh yang kondisinya lemah, bisa saja pada tulang bila kurang mengkonsumsi kalsium.
Maaf bila penjelasan tentang penyakit ini kurang jelas, sebab aku kurang begitu mengerti istilah kedokteran jadi bisa jadi penulisanku juga salah arah. Aku hanya mencoba menjelaskan yang aku tahu..lebih tidak.
Dan ketika seseorang mengirimkan pesan untukku yang isinya :
Waspada keretakan retina karena pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor computer anda.Monitor computer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silicon radioaktif lemah ( grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah.Pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun kerusakan pada mata tidak serta merta ,tetapi bersifat gradual, selalu istirahatkan mata anda dengan cara menutup mata tiap 3 jam berkomputer selama 5 menit.Penelitian lanjut masih dilakukan di pusat mata USA .Sebarkan berita ini tolong atas anggota keluarga kita dan terutama juga buat anak2.Please kindly response

Sabtu, 05 Juli 2008

RUANG INTROSPEKSI

Ciptaaan Allah itu tidak ada yang buruk. Kecuali kita memandang sebagai satu kekurangan. Yah, kekurang sempurnaan dari sudut mata kita yang terbatas pada penglihatan fisik saja.

***
Dalam menjalani hidup kadang kita terlalu memaksakan diri pada hal2 diluar kemampuan yang dimiliki. Semua itu namanya ambisi yang dimiliki manusia untuk mengumpulkan sebanyak mungkin ia dapat dan punyai. Lalu, untuk apa semua itu bila sudah berada dalam genggaman ?!.


***

Rabu, 18 Juni 2008

JANGAN PERCAYA sebelum MEMBUKTIKAN

Ada bisnis menakjubkan . . .tidak mengeluarkan biaya besar, tidak terikat waktu dan tempat untuk menjalankannya. Dan satu lagi,penghasilan anda akan berlimpah. Anda percaya ?!?. Tentu hal yang mustahil . . .jangan dulu percaya !!.
Ya, lebih baik anda tidak percaya sebelum anda mengalaminya.

Perkenalanku singkatku dengan dunia maya,internet. Baru satu atau dua tahun yang lalu. Sebelumnya aku hanya sesekali saja ke warnet sekedar mencari cari kesegaran baru diluar kesibukan kerja yang benar benar menyita waktu tanpa kompromi. Di internet, aku biasanya mencari cerita cerita lucu. Kadang aku sempatkan juga untk melihat gambar ‘segar’ yang tinggal klik saja dan terpampanglah semua didepan layar monitor.

Hingga pada suatu hari, ketika aku membaca sebuah blog di Multiply. Aku sangat tertarik untuk ikut juga menulis_selain menumpahkan unek unek, menyalurkan hobi, berbagi pengalaman, diskusi, bersosialisasi diblog juga aku menulis hal hal yang sedikit berbau humor. Kini_aku menjadi penulis blog meskipun baru belajar. Bukan cuma menjadi pembaca saja. Di Multiply [ MP ]_aku banyak mendapat teman. Asyiknya lagi, mereka saling memberi input dan spirit ketika aku menulis tentang satu masalah yang tak dapat aku pecahkan sendiri melalui comment mereka. Karena tulisan aku upload untuk siapa saja yang mau membacanya. Silahkan,tidak dipungut bayaran !. Sorri, Cuma becanda…..

Dari seorang teman Multiply pula aku mendapat tawaran untuk menjadikan hobiku dapat menghasilkan uang. Mulanya aku hanya mengacuhkan saja tawaran itu. Mustahil !. Mana ada waktu lagi setelah tersita semua untuk kerja. Paling cuma akal akalan pikirku. Kalaupun bisa, pasti dengan biaya yang begitu besar,ini,itu dan lain sebagainya. Setelah mendapat penjelasan dari teman MPku , ia kemudian memberiku satu alamat untuk memulainya :
http://www.formulabisnis.com/?id=phani_arj
yang katanya enggak perlu biaya besar untuk memulainya. Ketidak percaya anku tidak terbukti. Sebab, baru 3 hari berjalan sejak mengikutinya_modalku sudah kembali 100 %. Dan lebih tak percaya lagi ketika bisnisku yang sama sekali tidak mengganggu waktu kerja berjalan satu bulan . . . .tahukah anda, yang masuk rekeningku meskipun tidak terlalu besar?!. Lumayan, Rp 200.000 / hari. Tanpa harus meninggalkan kerja yang sedang aku jalani, tanpa harus kehilangan waktu untuk keluarga.Dan yang lebih jelas…TANPA HARUS KELUAR MODAL BESAR !!.

Kini, kalau aku warnet, tidak Cuma meluangkan waktu untuk mencari suasana segar saja. Tapi sekaligus berpromosi bisnis dan menghasilkan . . .tidak perlu waktu yang lama.Cukup lima belas menit saja…..

Mudah mudahan pengalaman ini memberi anda inspirasi untuk mengikuti jejak menambah penghasilan.Syukur bila anda sudah menjalankannya. . . . .
Insya Allah, semua akan ada hasilnya selama kita mau terus,terus dan terus berusaha tak kenal menyerah….

Tulisan ini dimuat juga di:
http://bellaferta.multiply.com/journal/item/99

Rabu, 28 Mei 2008

~BALLADA CINTA PENGAMEN JALANAN

Akhirnya, aku berani diri untuk mendatangi rumah Olfi. Gadis yang aku jumpai beberapa hari lalu dikantor pos. Tepat ketika aku akan mengirimkan uang hasil ngamen untuk ibuku di kampung. Melalui kantor pos aku mengirimnya,seperti biasa.
Olfi
Gadis yang menghentikan kebiasaan tak lazimku ‘ membersihkan lubang hidung dari segala jenis gangguan kekotoran ‘.

Pagar rumah mewah itu terkunci. Aku celingukan mengharap wajah manis Olfi didalam sana. Lima menit……sepuluh……lima belas…dua puluh lima menit sudah aku hanya memegangi pintu pagar dari luar. Tak ada tanda tanda satu manusiapun yang akan membukanya.
Aku punya inisiatif untuk memanjat saja karena tak ada seorangpun didalam sana. Ku teriaki , Olfi tidak kunjung keluar juga. Inilah jalan satu satunya untuk menemui olfi. Huh.. penuh perjuangan juga hanya untuk mengenal lebih dekat dengan Olfi. Perjuanganku hampir berhasil dengan beradanya tubuhku di area dalam rumah Olfi. Dan, sial !!!!. bayang wajah serta senyum manis Olfi mendadak lenyap dari kepalaku bertepatan dengan sebuah benda bergerak cepat sambil menggonggong marah ke arahku. Spontan.Ciut nyaliku. Ludah di mulutku terasa tawar tanpa rasa. Aku begitu shock.
Aku harus maklum, ia memang ditugaskan tuannya untuk menghalau tamu tak di undang macam ku.
Dengan kesadaran yang tersisa, reflek aku terbirit birit menyelamatkan tubuh kurusku dari terkaman anjing ganas sebesar tubuh tambun si Sentot, temanku mengamenku.
Meski aku berusaha lari secepat kilat,toh anjing berbody tambun itu jauh lebih lincah meski gemuk dibanding aku. Terbukti, dengan akurat dia berhasil menggigit ujung celana bagian pantatku. Robek.
Sekuat tenaga aku berjuang melepaskan gigitannya….berhasil.. aku berlari lagi sekuat tenaga yang aku punya.
Kembali aku lompati pagar yang aku naiki dengan susah payah untuk bisa masuk tadi. Kali ini begitu mudahnya aku bergerak melompat dicampur rasa takut yang berjibun. Sepatu butut warisan bapakku yang kata teman teman se profesiku di sebut curut binatang mirip tikus menyangkut di ujung pagar ketika kaki ku bersiap melompatinya. . . .
Si anjing semakin dekat…aku pasrah…sambil ngos ngosan tak terkira….. tamatlah riwayatku dimakan anjing…..!.
**BERSAMBUNG

Senin, 26 Mei 2008

~ EFEK BURUK TULISAN GUE

Maaf in….

Kalo tulisanku melintir melintir. Enggak tentu arah. Dari segi bahasa yang kurang enak dibaca. Dari segi penampilan masih sangat norak. Maklum. Aku baru saja tamat sekolah es - em – a beberapa tahun lalu. Harusnya sih tahun depan adalah genap sewindu,delapan tahun aku duduk dibangku sekolahan yang sudah ku anggap rumah sendiri. Dan ibu guru disana yang ramah tapi lebih sering marah pada ku sudah aku anggap emak sendiri.
Sayang, pihak kepala sekolah terlalu buru buru membuat aku keluar dari sana. Lulus. Itu istilah yang mereka buat. Demi nama baik sekolah alasannya. Sebab, bila berlama lama menampungku sebagai murid, mereka kehilangan muka.
Setamat sekolah aku bersusah payah melamar pekerjaan. Entah sudah berapa ratus orang personalia yang aku temui. Jawaban mereka sama, TIDAK ADA LOWONGAN untukku yang berijazah nilai merah menurut mereka. Padahal guru disekolahku menulis lembaran ijazahku dengan tinta warna hitam. Jadi.....hingga detik ini aku masih menganggur !!.

Maaf in….
Kalo membaca tulisan ini membuat anda mules, pusing dan demam. Sebab, aku tidak pernah belajar menulis. Baik itu cerita ataupun berita. Disekolah, aku selalu mendapat nilai empat atas pekrjaan mengarang yang ditugaskan bu guru padaku. Tapi aku cukup senang dengan nilai itu. Aku masih mendapatkannya sekalipun cuma empat !. Dari pada teman sebangku ku, yang mendapatkan nilai sembilan atas pekerjaan mengarang tapi ibunya dirumah yang membuat karangan. Ditambah lagi dia adalah orang jauh lebih berada dari padaku. Sekalipun ia tidak dapat membaca, [ lebih tepatnya ia tidak lancar membaca karena masih mengeja hurf demi huruf. Apalagi menulis !.]. Dan lagi aku berpikir, pelajaran bahasa tidak begitu penting setelah lulus dan bekerja. Toh para eksekutif dan orang gede an juga tidak berbahasa dengan baik. Yang penting banyak teman dan koneksi.

Maaf in….
Kalo setelah membaca tulisan ini anda harus di opname ke rumah sakit lantaran muntaber .
Bukan maksudku memberi effek sedahsyat itu pada tulisanku. Menurut penelitian orang orang pinter…..
Tulisanku susah dibaca, membuat sakit mata. Kalopun dipaksakan membaca akan membuat kepala pusing. Kalo masih dipaksakan juga membacanya, memakan waktu yang lama untuk dimengerti. Anda akan lupa makan,lupa tidur, terus masuk angin . . . ,di kerok in enggak mempan . . . .dan yang lebih serius lagi anda harus terkena muntaber !!.

Maaf in…..
Aku harus lebih banyak belajar dan membaca untuk menulis ini_agar anda yang membacanya tetap sehat wal afiat…segar dan buggaaaarrrrrr….